Pakai Nama Warga Untuk Kepentingan Black Campaign, Masyarakat Ramai-ramai Kutuk Paslon Appi-Rahman Kalah Lagi di Pilkada

  • Whatsapp
Pelaku penyebar dan pembuat kampanye hitam.

POROSMAJU.ID, MAKASSAR – Pelaku kampaye hitam pilkada Makassar di masa tenang akhirnya terbongkar. Sejumlah pihak menyebut pelakunya adalah kubu pasangan nomor urut dua, Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando (Appi-Rahman).

Hal itu terungkap, setelah sebuah rekaman video yang memperlihatkan aktivitas di posko Appi-Rahman. Dalam video terlihat beberapa orang tengah mempersiapkan lembaran spanduk.

Read More

banner 300250

Terlihat jelas spanduk itu sama persis dengan yang beredar di ruas jalan utama Kota Makassar.

Spanduk itu bertuliskan “Warga Kota Makassar Tolak Mantan Wali Kota Pembohong” ditulis dengan huruf kapital berwarna hitam dan merah di atas spanduk dengan dasar warna putih.

Video tersebut juga telah beredar di grup-grup WhatsApp.

Warga Tamalate, Andi Rijal mengatakan kampaye hitam tersebut adalah penghinaan kepada warga Makassar. Pasalnya, Appi yang pernah ditumbangkan kotak kosong seolah mewakili warga Kota Makassar.

“Ini cara sampah dan tidak tahu malu,” kata Rijal, Selasa, 8 Desember 2020.

Irpan, warga Mariso menyebut kejahatan akhirnya terbongkar di waktu yang tepat, dengan begitu, warga tidak akan bimbang lagi untuk memilih.

“Intinya, jangan pilih pemimpin yang suka menyebar kampaye hitam. Tidak ada malunya, sudah kalah sama kotak kosong mengaku-ngaku atas nama warga,” tuturnya.

Ia pun menyarankan, ketimbang menjadi calon wali kota, Appi-Rahman lebih baik berdiri depan cermin lantas berkaca.

“Sebelumnya warga Makassar menolak pemimpin oligarki, tahun ini warga Makassar akan melakukan penolakan yang sama. Kami kutuk kalah lagi di Pilkada 2020,” cetusnya.

Related posts